Mojokerto (29/5) – Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Mojokerto melaksanakan audiensi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten Mojokerto sebagai upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemahaman hukum serta pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Audiensi yang berlangsung di Polres Kabupaten Mojokerto tersebut diterima langsung oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polres Kab Mojokerto, Bapak Pipin Erdiansyah, beserta jajaran Unit PPA. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih terjadi di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Dalam kesempatan tersebut, KOPRI PC PMII Mojokerto menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Oleh karena itu, diperlukan langkah bersama yang tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.
KOPRI PC PMII Mojokerto juga menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa terkait berbagai bentuk kekerasan, konsekuensi hukum yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh ketika menjadi korban maupun ketika mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Kabupaten Mojokerto menyambut baik inisiatif yang disampaikan oleh KOPRI PC PMII Mojokerto. Ia menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, sangat penting dalam upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan organisasi masyarakat menjadi langkah strategis untuk membangun lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan.
Ketua KOPRI PC PMII Mojokerto menyampaikan bahwa organisasi perempuan mahasiswa memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pencegahan kekerasan berbasis gender, perlindungan anak, serta pentingnya keberanian untuk melaporkan tindak kekerasan yang dialami maupun disaksikan.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi ini, KOPRI PC PMII Mojokerto berencana membangun sinergi yang lebih luas dengan UPTD PPA Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai prosedur pengaduan, mekanisme pendampingan korban, serta berbagai layanan perlindungan yang tersedia bagi masyarakat.
Ke depan, KOPRI PC PMII Mojokerto, Unit PPA Polres Kabupaten Mojokerto, dan UPTD PPA Kabupaten Mojokerto diharapkan dapat menjalin kerja sama yang berkelanjutan melalui berbagai kegiatan edukatif. Sinergi tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk sosialisasi, edukasi hukum, kampanye pencegahan kekerasan, hingga pendampingan korban yang menyasar kalangan generasi muda, baik mahasiswa, santri, maupun masyarakat umum.
Melalui kolaborasi tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami aspek hukum terkait tindak kekerasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk melapor, mendampingi korban, serta menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan kekerasan di lingkungan masyarakat.
Pewarta: Nur Vaila