Oleh: Raushan Fikri Umar Khaadim NU حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ
Penulis: admin
KUHP & KUHAP Memasuki Babak Baru : Simbol Nafas Demokrasi Kian Menipis
Pembaharuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) resmi diberlakukan sejak 2 Januari 2026. Namun pembaruan kedua instrumen hukum
Ketika Sejarah Lokal di Lupakan: PMII, Nilai Wali Kota Mojokerto Ahistoris!!
Pelantikan dan Retret pejabat oleh Wali Kota Mojokerto yang dilakukan di Jawa Tengah, Kota Magelang lebih tepatnya di Puncak Tidar pada momen pergantian tahun
Pemkot Mojokerto Jalani Retret di Tengah Efisiensi dan Akhir Tahun
Keputusan Pemkot Mojokerto memboyong seluruh kepala dinas dan puluhan pejabat lainnya keluar kota untuk kegiatan pelantikan dan retret di Magelang patut dipertanyakan secara serius.
Refleksi Akhir Tahun, PC PMII Mojokerto Bedah Tajam Kebijakan Publik dan Anggaran Daerah
PC/PMIIMOJOKERTO – Menutup kalender tahun 2025, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Harakah Kaderisasi: Meneropong
Belajar Dari Sumatera, Tindak Tegas Tambang Ilegal di Mojokerto!!
Ancaman nyata tambang ilegal di Mojokerto Aktivitas tambang galian C ilegal di Kabupaten Mojokerto, khususnya di Kecamatan Ngoro, Jatirejo dan Gondang telah menjadi sumber
Siapa Yang Bertanggung Jawab Atas Seribu Nyawa?
Nyawa Rakyat Bukan Angka Administratif, Lebih dari 1.000 nyawa telah direnggut oleh banjir dan longsor yang menerjang wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Serap Aspirasi Mahasiswa, Bupati Terima Audiensi PC PMII Mojokerto
Surat Audiensi Mengendap, Bupati Mojokerto Dinilai Abai Terhadap Aspirasi Publik
PC/PMIIMOJOKERTO- Surat audiensi yang dilayangkan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto, mengendap tak kunjung di respon sama sekali oleh pemerintah kabupaten
PMII MOJOKERTO Mengecam Keras Pemerintah Atas Terjadi Bencana Alam Sumatera Yang di Sebabkan Oleh Kerakusan Para Penguasa (Kerusakan Ekologi)
Banjir dan longsor di Sumatera tidak terlepas dari konflik agraria yang selama ini terjadi di wilayah tersebut. Konflik yang dipicu pembukaan lahan oleh perusahaan









